RSS

Lirik lagu Drag Me Down-One Direction

I've got fire for a heart
 I'm not scared of the dark 
You've never seen it look so easy 
I got a river for a soul
And baby you're a boat 
Baby you're my only reason
If I didn't have you there would be nothing left 
The shell of a man who could never be his best 
If I didn't have you, I'd never see the sun 
You taught me how to be someone, yeah
All my life
 You stood by me 
When no one else was ever behind me 
All these lights 
They can't blind me 
With your love, nobody can drag me down
All my life
 You stood by me
 When no one else was ever behind me 
All these lights 
They can't blind me
 With your love, nobody can drag me down
Nobody, nobody 
Nobody can drag me down 
Nobody, nobody 
Nobody can drag me down
I got a fire for a heart 
I'm not scared of the dark 
You've never seen it look so easy
 I got a river for a soul
 And baby you're a boat 
Baby you're my only reason
If I didn't have you there would be nothing left (nothing left) 
The shell of a man who could never be his best (be his best) 
If I didn't have you, I'd never see the sun (see the sun)You taught me how to be someone 
Yeah
All my life
 You stood by me 
When no one else was ever behind me 
All these lights 
They can't blind me 
With your love, nobody can drag me down
Nobody, nobody 
Nobody can drag me down
 Nobody, nobody 
Nobody can drag me
All my lifeYou stood by me 
When no one else was ever behind me
 All these lights 
They can't blind me 
With your love, nobody can drag me down
All my life
 You stood by me 
When no one else was ever behind me 
All these lights 
They can't blind me
 With your love, nobody can drag me down
Nobody, nobody 
Nobody can drag me down 
Nobody, nobody 
Nobody can drag me down
Nobody, nobody 
Nobody can drag me down 
Nobody, nobody
 Nobody can drag me down

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Cerpen Persahabatan



Lika-Liku Persahabatan
Oleh: Delita Amanda

Di sebuah desa terpencil, hembusan angin yang menyejukan hati, matahari yang tampak bulat yang tidak berselimut karbon dioksida. Sepi sunyi jalanan di sini, Tampak seorang gadis desa yang memakai rok biru, sedang berdiri di depan rumah menunggu ayah dan ibunya untuk berangkat ke sekolah. Waktu berjalan hingga pukul  06.30 akhirnya gadis itu berangkat ke sekolahnya. Sesampai di sekolah dia bertemu dengan dua anak yang sedang ngobrol di pinggir lapangan basket dan ibunya menghampiri kedua anak itu sambil bertanya.
“ Permisi, ade ini di kelas apa?” kata ibuku.
 “ Saya di kelas 7A dan kalau saya di kelas 7G” mereka menjawab dengan sedikit malu-malu.
Ibuku saat itu langsung spontan menjawab.“ Oh, brarti ade sama seperti anak ibu, anak ibu di kelas 7G entar sekalian bareng. Ohya kenalin ini Adel kalo mba ini siapa namanya?” ibuku ketika bawel bertanya.
“ Saya Caca dan saya Tiyas” mereka memperkenalkan diri bergantian.  
Awalnya aku sempet males berkenalan seperti itu, tapi daripada aku engga ada temen untuk ke kelas akhirnya aku menuruti kata ibuku untuk bergabung. Karena ibuku waktu itu sedang ada acara jadi aku dititipin sama kedua anak itu untuk ditemenin.
“ Ibu boleh nitip Adel sebentar ya soalnya ibu lagi ada urusan” kata ibuku yang sedang tergesa-gesa.
“ Ohiya Bu,,,,, boleh kok.” kata anak itu.
Akhirnya ibuku langsung pergi meninggalkan aku dengan kedua anak itu. Awalnya aku dan kedua anak itu masih malu-malu buat mulai ngomong duluan, yaudah akhirnya kami diem-dieman engga jelas.
Setelah kami sudah beberapa bulan sekolah di Spensaa, kami bertiga menjadi sahabat yang kita namai dengan Delincha. Kami ini bukan Geng tetapi kami adalah anak-anak yang selalu kemana-mana bareng, asik-asikan bareng, bercandaan bareng, dan menghibur satu sama lain. Aku sama Tiyas satu kelas dan juga satu meja hingga kelas 9 sekarang ini. Tetapi ketika kelas 8 kami bertiga hubungannya lumayan renggang karena kesalah fahaman akhirnya aku sama Tiyas sudah tidak satu bangku lagi. Aku satu bangku dengan Dewi dan Tiyas satu bangku dengan Dhita. Beberapa minggu kami bertiga tidak pernah ngasih kabar, kontakan dan yang lebih parah kami tidak pernah menyapa seperti anak yang tidak pernah kenal sama sekali dan kami sering banget sindir-sindiran satu sama lain dari mulai di sosmed atau juga di sekolah saat istirahat.
Kami kaya gini gara-gara kesalah fahaman diantara kami disebabkan oleh aku yang sekarang kemana-kemana sama Dewi, foto-foto sama Dewi dan main kemanapun pasti sama Dewi jadi mereka anggap aku sudah tidak membutuhkan mereka sebagai sahabat kaya dulu dan mereka kira aku sudah cuek dan tidak pernah perduli dengan mereka. Sampai-sampai mereka mengepost di sosmed.
                Dari : Stranger
MELEK DEL! Seiring berjalannya waktu, lu bisa tau mana temen sejati lu yang sebernernya:)
HUFTTT...!!! aku mendengus kesal saat tau mereka ngepost di sosmed seperti itu. Aku awalnya positif thinking dengan mereka tetapi mereka terus-menerus ngepost kata-kata yang aku tau itu pasti buat aku.
Keesokan harinya, aku berangkat kesekolah dengan penuh kesal yang aku tahan tadi malam. kring.... kring.... bel masuk berbunyi, akhirnya aku mengikuti pelajaran dengan perasaan canggung, kesal, bad mood yaaa pokoknya campur aduk lah saat itu. Saat bel istirahat berbunyi, aku, Dewi, dan Zahra pergi ke kantin dan sepulang dari kantin saat kami berjalan bertiga, di depan kelas kami ada Tiyas, Cacha, dan Dhita dan mereka langsung bercakap-cakap dengan nada yang tidak sewajarnya. Dan salah satu dari mereka menyindir aku yang sedang berjalan di depan mereka.
“ kita kan best friend forever yah....????” kata mereka dengan nada menyindir.
Aku pun mempercepat langkahku dan berpura-pura engga perduli dengan perkataan mereka barusan. Besoknya mereka masih tetap memojoki aku dan mereka anggap ini semua kesalahan aku sepenuhnya karena aku terlalu dekat dengan Dewi. Tetapi aku fikir, aku juga berhak marah karena mereka juga deket sama anak yang aku engga suka sama sekali. Caca dan Tiyas juga kemana-kemana sama cewe yang aku engga suka . Engga tau kenapa aku sampai punya perasaan engga suka ke cewe itu padahal aku engga kenal kaya gimana sifat dia.
Hari demi hari aku lewati tanpa kedua sahabatku itu. Awalnya aku engga nanggepi semua sindiran yang mereka kasih ke aku, tetapi aku memberanikan diri untuk minta maaf ke mereka yaa walaupun masih lewat whatsApp engga secara langsung. Pertama aku chat ke Tiyas dan dia engga bales omongan panjang lebar aku dia cuma baca aja, kedua aku juga nge chat ke Caca, sama dia di bales sih,, tapi dia Cuma bales ‘ya’ doang. Awalnya aku pasrah tetapi aku juga udah minta maaf dan itu juga terserah mereka mau maafin aku apa engga.
Ketika pulang sekolah, aku dipanggil mereka berdua yang berjalan mendekati aku.
“Del!!...” mereka memanggilku dengan muka sedikit beda dari biasanya.
“Iya Ca, Yas. Ada apa?” mukaku yang datar menanggapi mereka.
“Aku pengin ngomong sama kamu,,” kata Caca
“ohyaudah, boleh kok dimana?.” aku mengulangi dengan memasang muka datar di depan mereka.
Kami mencari tempat untuk membicarakan masalah kami akhir-akhir ini. Akhirnya kami menemukan tempat yang pas untuk kami bertiga ngobrol yaitu di depan ruang kelas 7. Kami bertiga awalnya masih diem-dieman tapi akhirnya Caca memulai pembicaraan.
“Del... kamu lagi kenapa akhir-akhir ini?” tanya Caca yang matanya mulai berair.
“iya Del, kamu lagi kenapa? Kamu akhir-akhir ini udah beda engga kaya dulu lagi? Kamu sekarang udah jauh sama kita ya Ca, kamu sekarang udah deket sama yang lain. Kemana-mana sama temen barumu terus.” Tiyas yang langsung melanjutkan omongan Caca.
Aku yang mau menjawab omongan mereka tetapi mereka langsung menetesekan air mata. Aku sebenernya merasa bersalah sama mereka karena dengan sikapku akhir-akhir ini yang udah jauh sama mereka dan cuek. Lama-lama aku juga mulai berair matanya. Caca pun terus berbicara bersamaan dengan menangis di depanku.
“Del, kamu udah beda engga kaya dulu lagi, aku pengin kita kaya dulu lagi waktu kelas 7 yang kemana- mana selalu bareng dan kita juga pasti punya banyak waktu buat kumpul bareng kaya gini, tapi kenapa sekarang susah banget cari waktu buat kumpul bareng, pasti kalo kita kumpul kita nangis kaya gini, bukannya seneng-seneng.” Omongan Caca yang membuat aku nangis.
“Maaf Ca, Yas, kalo aku akhir-akhir ini beda tapi aku deket sama temenku sekarang karena kalian udah sibuk dengan eskul kalian akhir-akhir ini, kalo aku pengin curhat aku takut ganggu kalian berdua. Dan kalo aku pengin kumpul sama kalian aku engga enak soalnya kalian selalu kumpul sama temen-temen eskul kalian.” Aku pun mengehela nafas, yang sedikit sesak karena berbicara sambil menangis.
“tapi Del, kamu tau engga aku di kelas udah banyak yang nyuekin aku, Cuma Dhita yang care sama aku di kelas. Kamu sendiri aja udah beda ke aku dan gabung sama temen-temen di kelas. Kalo aku ikut-ikut kalian mungkin aku juga lebih-lebih dicuekin. Jadi, aku kadang kalo istirahat langsung keluar sama Dhita dan kumpul-kumpul sama temen yang beda kelas yang pasti lebih perduli.” Tiyas yang terus menangis dengan muka yang memerah.
“Okeh, ini semua emang salah aku kok, aku minta maaf  mungkin kalo aku engga terlalu deket sama Dewi kita engga bakal ada masalah kaya gini. Maaf Yas, Ca?” aku meminta maaf dengan berharap mereka memaafkan aku.
“Kita engga nglarang kamu main sama siapa aja Del, kamu terserah kok mau main sama siapa aja tapi jangan pernah lupain kita ya Ca, kita juga udah berusaha nyari waktu buat kamu Del, buat kumpul kaya gini” kata lintang yang sedang memandang aku.
“Iya Yas, Ca aku ngerti kok, aku udah bisa ngerti sama kesibukan kalian. aku minta maaf yaaa....... maaf bangettt” aku yang masih berharap dimaafkan oleh mereka berdua.
“iya Del, kami juga minta maaf udah ngepost sindiran apapun di sosmed buat kamu.” Muka Caca dan Tiyas yang berubah cerah dan mulai senyum-senyum.
“iya kok engga papa....” akupun yang melihat wajah mereka dengan muka bingung tapi akhirnya aku ikut senyum juga hehe.
Akhirnya, kami bertiga baikan dengan semua kesalah fahaman yang sudah terjadi. Dan kami menjadi sahabat hingga saat ini.
Mencari sahabat sejati engga mungkin mudah, dan membuat persahabatan itu selalu harmonis dan tidak ada masalah itu juga sulit karena persahabatan yang lama pasti banyak masalah dan bisa menyelesaikan masalah itu dengan keterbukaan satu sama lain.

 Repost: Delita Amanda

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Biodata One Direction

Ya kali ini saya akan post tentang biodata idola saya, yaitu One Direction. One Direction adalah boyband yang berasal dari Inggris, grub ini terbentuk pada tahun 2010 yang merupakan jebolan dari Audisi pencarian bakat bernyanyi X Factor inggris. Personil One Direction adalah hasil dari  seleksi pemilihan dan di bentuk oleh juri - juri XFactor langsung. Banyak sekali Perbedaan latar belakang dan kebiasaaan hidup dianatara personil tak membuat anggota One Direction kesulitan untuk bisa beradaptasi satu sama lain.
Ya langsung ini dia biodata One Direction.
1. Biodata Niall Horan
Nama Lengkap : Niall James Horan
Nama Panggilan: Kyle, Nialler
Lahir : 13 September 1993
Asal : Mullingar, County Westmeath, Irlandia
Agama : Kristen
Film favorit : Grease
Warna favofit : Hijau
Alat musik favorite : Gitar
Olahraga Favorit : Sepak bola
Twitter : @NiallOfficial
2. Biodata Harry Styles
Nama Lengkap : Harry Edward Styles
Nama Panggilan : Barry,Harold,Hazzah,Curly
Lahir : 1 Februari 1994
Asal : Holmes Chapel, Cheshire, UK
Agama : Kristen
Film favorit : Love Actually
Hobi :Tenis dan badminton
Twitter : @Harry_Styles
3. Biodata Louis Tomlinson
Nama Lengkap : Louis William Tomlinson
Nama Panggilan : Lou, BooBear, Hughy,Louie
Lahir : 24 Desember 1991
Asal : Doncaster, South Yorkshire, UK
Agama : Kristen
Film favorit : Grease
Musik favorit : The Fray dan Robbie Williams
Twitter : @Louis_Tomlinson
4. Biodata Zayn Malik
Nama Lengkap : Zayn Javadd Malik
Nama Panggilan : Zain, Wayne
Lahir : 12 Januari 1993
Asal : Lane Baildon, Bradford, UK
Nama Ayah : Yasser
Nama Ibu : Tricia Malik
Musisi Favorit : Chris Brown
Agama : Islam
Twitter : @zaynmalik
5. Biodata Liam Payne

Nama Lengkap   : Liam James Payne
Nama Panggilan : Daddy, Daddy Direction 
Lahir         : 29 Agustus 1993
Kota Asal                 : Wolverhampton, West Midlands, UK
Nama Ayah : Karen
Nama Ibu         : Geoff
Agama : Kristen
Hobi         : Main Basket
Aktor favorit : Adam Sandler
Musisi Favorit : Timberlake
Twitter : @Real_Liam_Payne
 
Ya, itu dia biodata dari personil One Direction. Terimakasih.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Cerpen bahasa jawa



Batir Sing Gawe Seneng
            Kriiiiiiiing.... kriiiiiiing esuk-esuk jam beker wis mbrisiki kuping ketambahan mamane sing ngorong-ngorong bae.“ Chaaaaa.... gagian tangi! Bocah koh ndableg nemen. Gagian! Aja nguwel bae ning kampil mambu!” nyong wis kaya buronan narkoba sing arep dieksekusi mati. Digedor-gedor lawange bae ndeng  mamane. “ Iya ma, sabar sih ngapa! Esih jam pira jane?” Mbari ndeleng  jam. “ Astaghfirulloh ma. Jam nem kurang seprapat koh tembe digugah.” Nyong ndeleng jam ning hp mbari panik. “ Tembe digugah jere sapa? Wong mamane nggugah kawit mau esuk koh! Ya gagian papung! Mbokan kawanen!.” Iya leh ma” jawab nyong mbari lunga maring kamar mandi.
            Nyong papung urung ana 5 menit acan wis digedor-gedor bae lawang kamar mandine. Tes papung nyong gagian klambenan. Bareng nyong ndelelng jam tengan wis jam enem lewih patang puluh. Saking gagianen nyong kalasan langka wektu nggo maem, padahal maemane wis disiapna ndeng mamane ning meja.Jam pitu kurang seprapat nyong nembe mangkat sekolah.Kemungkinan besar nyong bisa telat.
Butul sekolah, nyong bener-bener telat. Ya bener banget, nyong telat mangkat sekolah. Nyong telat 3 menit. Padahal kie tembe dina ke-2 nyong kelas 8 ng SMP 1 AJIBARANG. “ Astaghfirulloh nyong  telat.” Mlayu-mlayu ora nggenah. Isin nemen ngliwati kelas 7. Untunge ning ngarep smp langka guru. Angger ana tah mampus yakin. Batire nyong sing arane Wati wis mimpin tadarus ning ngarep kantor guru. Mbareng wis butul kelas, nyong disuraki ndeng batir-batire. Apa maning dina kie nyong piket. Dadine  nyong ora piket. Wis disuraki, bocah-bocah juga pada protes nyong ora piket maning. “  Ssssssttt meneng bocah, aja pada reang. Tadarus koh.” Bentak Bagus batir kawit kelas 7. Bocaeh melu OSIS dadine bocaeh tegas.
Teng...... teng...... teng..... bel istirahat moni. Nyong langka batir jajan dina kie. Dadine aku nyamper Tiyas, Manda karo Wati batir pereke aku. Terus maring kantin bareng-bareng. Ning kantin aku ketabrak Bagus nganti aku tiba. Ndeng Bagus karo batir-batire malah disuraki karo diguyoni. Nyong isin nemen maring bocahan. “ Heh bocah, dienggo ya  mripate aja ndlenger bae. Pada tega nemen bukane ditulungi malah  pada disuraki.” Wati kesuh nemen maring Bagus cs. “ Ya Gus, ko mbok OSIS koh malah kaya kue, maraih ora bener.” Tiyas montong-montong ngomeih Bagus. “ YaAlloh gari menyat dewek koh. Apa ora teyeng? Hahahaha.” Si Tyo karo Ahmad ngguyu-ngguyu puas nemen ngledeki aku karo batir-batirku. “ Wislah Yas, Wat, Nda, ayuh lunga bae. Nyong esih teyeng menyat dewek ikih.” Nyong menyat mbari kesuh nemen. Si Bagus malah meneng bae, sok ganteng nemen ya anu emang ganteng sih.
Teng...... teng..... teng..... bel mlebu. Ning kelas ana tugas tok, tapi kelompokan lanang wadon. Aku keduman karo Bagus gara-gara acakan kelompoke. “ Cha, aku keduman karo ko kelompoke.” Bagus tumben mandan ora cuek. “ Ya Gus.” Aku grogi ora teyeng ngomong ning ngarepe Bagus. Bagus jebulane pinter nemen. Teyeng nemen pelajaran Basa Jawa.
Bel bali wis moni. Kabeh bocah gembrudugan pada metu kelas. Kecuali aku karo Bagus. Aku karo Bagus arep ngerjakna tugas Basa Jawa gara-gara urung rampung sing kon dekumpulna minggu ngarep. Bagus kue bocaeh tepat waktu nemen. Dadine kabehan tugas ngudu cepet rampung, beda nemen karo aku, sing jerene mamane ndableg nemen, padahal ya ora ndableg. Tugas wis rampung, gari aku balik maring ngumah bareng batire aku sing arane Tiyas, nyong karo Tiyas baline bareng bae anu umaeh sejurusan. “ Gus, aku balik disit ya. Tugase digawa ko ya, nek digawa aku mbok ilang sih. Hehe.” Aku balik nggandeng Tiyas. “ Iya Cha” singkat, padat,  jelas lah pokoke Bagus tah. Mbareng wis wengi, aku sms Bagus. Angger aku ngesuk arep  pada nonton bareng karo batir-batire. “ Gus, ko ngesuk melu nonton apa ora?” smsse aku. “ Nonton apa Cha? Karo sapa bae sih?” Balese Bagus. “ Bioskop Gus. Karo batir-batire aku.” Balese aku. “ Oooh. Yaembuh kie Cha.” “ Ohh ya wis Gus.” Aku mandan kecewa maring Bagus, Bagus ngesuk bisa mangkat apa ora iloken. “ Yawislah turu bae. Ngantuk.”
Kukuruyuuuuuuukkk....
Minggu esuk, niate aku dina kie pada nonton karo batir-batire. Aku karo Tiyas mangkat bareng. Mbareng wis butul smp, langka bocah sijia. Aku mandan kecewa, mbokan pada ora mangkat. Sewise limolas menit, si Dodo karo Wati mangkat. Siji-siji bocah mulai mangkat. Ujang karo Manda mangkat juga, anu tes les jerenetah. Aku karo batir-batire ngenteni Bagus nganti sue nemen. Mbareng aku karo batir-batire arep mangkat, jebulane Bagus melu. Aku seneng banget mbuh kepriwe.
Sedurunge aku mlebu Bioskop sing ning Purwokerto, aku karo batir-batire dolanan disit ning Moro. Dina kue pokoke banget senenge. Pas wis jam tengah rolas, aku pada langsung maring Rajawali. Mlebu njero aku karo batir-batir milih film sing arep ditonton. Sewise nemu film sing cocok, akhire aku karo batir-batirelangsung tumbas karcis nggo mlebu maring studione. Jebulane karcise regane 35.000. Wati protes “ Waduuuhhh... larang temen karcise bocah. Ora sanggup.” Duite dikumpulna ning aku. Dadine aku sing mbayar maring kasir. Aku karo batir-batir langsung mlebu studione. Filme rame, sewise rong jam filme rampung. Nyong karo batir-batir metu jam tengah loro. Bareng metu, aku karo batir-batire langsung maring mushola nggo nglasanakna sholat dhuhur. Sewise sholat nyong karo batir – batir jalan – jalan sedela. Pas lagi jalan – jalan si Dodo ngomong “ Bocah, aku tah kencot nin. maem yuh lah.” Ujang juga ngomong “Iya aku be kencot. Yuh lah maem disit.”  Akhire nyong karo batir – batir maring nggon maem. Sawise maem si Tiyas ndeleng  jam, “ Bocah ayuh bali lah, wis jam tengah telu lewih.” Akhire  bocah-bocah pada setuju nek bali.
Mikrone wis butul ning Ajibarang. Si Bagus ngomong maring kenete mudun ning SMP. Bareng wis butul ning SMP. Seurunge bocah-bocah pada bali maring umaeh dewek-dewek,  Aku ngmong maring bocahan “ Suwun banget ya cah, dina kie nyenengi  banget. Ko pada emang batir-batir sing paling apik sing aku due.” “ Ya lah Cha, dewek juga pada kesuwun wis ditlaktir, hehe.” Jawab Tiyas makili batir kabehan kambi nyengir kabeh.  “Yawislah bali yuh wis sore” aku ngajak bali kabehan. Akhire bocah-bocah pada bali maring umaeh dewek-dewek. Aku bali karo Bagus karo Tiyas. Bagus mudun disitan. Aku karo Tiyas tetep lanjut kambi dadah-dadah maring Bagus. Pokoke dina kue dina sing paling nyenengi

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

SESORAH ING UPACARA PAHARGYAN TEMANTEN



SESORAH ING UPACARA PAHARGYAN TEMANTEN

1)       Pranatacara (MC) ing upacara pahargyan

                Nuwun, para pinisepuh, sesepuh ingkang satuhu kinabekten. Para rawuh kakung miwah putri ingkang kinurmatan. Nyuwun pangapunten kula sampun kumawani ngadeg wonten ngarsa panjenengansedaya. Nggempil kamardikan panjenengan sedaya ingkang  saweg sekeca pangandikan.
                Kepareng matur, kula minangka sesulihipun Bapak Rajona sekaliyan (ingkang hamengku gati) ngaturaken sugeng rawuh saha panuwun ingkang tanpa upami, dhumateng panjenengan sedaya, ingkang sampun nglonggaraken wekdal, rawuh paring donga pangestu dhumateng temanten kekalih.
Salajengipun kepareng kula ngaturaken reroncening adicara ing dinten menika :
1.       Pambuka.
2.       Atur pambagya saking ketua penyelenggara.
3.       Atur saking kaluwarga temanten kakung.
4.       Atur saking kaluwarga temanten putri.
5.       Panutup/ donga.
Minangka pambukaning pahargya ning wekdal punika, sumangga kula dherekaken maos basmallah sesarengan. Sumangga.
Mekaten waosan basmallah minangka pambuka mugi-mugi Gusti paring barokahipun dhumateng kula lan panjenengan sedaya.
Para rawuh ingkang minulya, adicara salajengipun inggih menika matur pambagya saking ketua penyelenggara. Dhumateng Bapak Putut Banyu Aji, sekaliyan kula sumanggaaken.
Matur nuwun dhumateng Bapak Putut Banyu Aji ingkang sampun dados  ketua penyelenggara ngaturaken pambagya sugeng rawuh dhumateng para lenggah sedaya. Adicara salajengipun  inggih menika atur pasrah temanten kakung ingkang badhe dipunaturaken dening Bapak Bachrudin. Dhumateng Bapak Bachrudin kula sumanggakaken.
Para rawuh ingkang minulya, mekaten atur saking kaluwarga temanten kakung. Adicara selajengipun inggih menika atur saking kaluwarga temanten putri. Dhumateng Bapak Rajona sumangga.
Para rawuh ingkang kinurmatan, mekaten atur saking kaluwarga temanten putri. Salajengipun adicara pungkasan inggih menika panutup. Sumangga kito pungkasi  adicara menika kanthi ngaturaken puji syukur wonten ngarsanipun Gusti, dene adicara ing wekdal punika saged kalampahan kanthi wilujeng tinebihna nir ing sambekala.
Kula pribadi manawi kathah kalepataning atur saha solah bawa ingkang  mboten mranani penggalih anggenipun kula ndherekaken adicara ing dinten menika, kula nyuwun agenging pangapunten. Matur nuwun.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Blogger templates